Website Logo
Berita

Seminar Peluang Studi Di Jepang

Falkultas Teknik Universitas Malikussaleh kembali mengadakan Seminar dengan Tema “Peluang Studi Di Jepang” pada tanggal 14 maret 2018, acara ini diadakan di Aula prodi Teknik Industri Falkultas Teknik dan dihadiri sekitar 130 mahasiswa yang bukan hanya berasal dari Falkultas Teknik tetapi juga dari berbagai Fakultas lain di lingkungan Universitas Malikussaleh.

Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh mengundang Ibu Rizka Hermin Zulaicha sebagai Narasumber yang merupakan Educational Consultant dan juga merupakan Owner dari sekolah bahasa Mirai Gakuin yang beralamat di Jl. BSD Raya, Sampora, Cisauk Tangerang.

dalam penjelasannya Ibu Rizka Hermin Zulaicha mengatakan sistem pendidikan d Jepang kurang lebih sama seperti sistem pendidikan di Indonesia yaitu 6 tahun usia SD, 3 Tahun SMP dan 3 Tahun SMA, tahun ajaran baru di Jepang dimulai pada bulan april yang merupakan awal mula musim semi di Jepang, dimana pada saat itu bunga sakura di Jepang mulai mekar.

dalam satu tahun ada 3 kali libur sekolah di Jepang yaitu libur panjang musim panas dimulai pada ahkir bulan Juli hingga sepanjang bulan Agustus, sedangkan liburan musim dingin adalah satu minggu menjelang ahkir tahun. Terdapat juga liburan musim semi diantara bulan Maret dan April, batasan usia untuk memasuki lembaga pendidikan peguruan tinggi di Jepang wajib berusia 18 tahun dan harus sudah menyelesaikan pendidikan 12 tahun di negara asal.

Ibu Rizka Hermin Zulaicha menambahkan bahwa peluang belajar d Jepang sangat besar karena saat ini telah terjadi penurunan populasi d Jepang sehingga terjadi kekurangan tenaga kerja produktif di Jepang, oleh karena itu pemerintah Jepang semenjak tahun 2008 mencanangkan program yang mengundang pelajar-pelajar asing untuk belajar di Jepang dan kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh pelajar dari Indonesia.

salah satu yg harus kita persiapkan jika kita ingin melanjutkan pendidikan di Jepang adalah mengusai bahasa Jepang dengan menguasai bahasa Jepang akan menjadi nilai tambah dimana kita lebih mudah dalam berkomunikasi di lingkungan kampus juga kita dapat bekerja secara part time dimana pemerintah Jepang mengizinkan pelajar asing bekerja 28 jam per minggu. uang hasil bekerja part time ini bisa digunakan untuk membayar biaya pendidikan ataupun biaya hidup kita selama belajar di Jepang.

kegiatan seminar ini di akhiri dengan sesi tanya jawab dan sharing dari peserta kuliah dengan Narasumber.


Pencarian

Kabar Terkini

Style Switcher